Jelang Idul Adha 1442 Hijriah, 28 Warga Binaan Lapas Kelas II A Curup Dapat Asimilasi Covid-19

Bagikan
By Admin - OneNewsBengkulu.Com 16 Jul 2021, 09:39:36 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Jelang Idul Adha 1442 Hijriah, 28 Warga Binaan Lapas Kelas II A Curup Dapat Asimilasi Covid-19

Onenewsbengkulu.com | Rejang Lebong - Sebanyak 28 warga binaan di Lapas Kelas IIA Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, dibebaskan untuk kembali berkumpul bersama keluarga, setelah mendapatkan program Asimilasi dan Integritas Covid-19 berdasarkan Permenkumham No. 24 Tahun 2021, Kamis (15/07/21) Siang.

Dari 28 warga binaan yang mendapatkan Asimilasi dan Integritas Covid-19 berdasarkan Permenkumham No. 24 Tahun 2021 tersebut, terdiri dari 21 warga binaan yang berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, 5 warga binaan dari Kabupaten Kepahiang, 1 warga binaan dari Kabupaten Bengkulu Utara dan 1 warga Binaan berasal dari Kota Bengkulu.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Alfonsus Wisnu Ardianto didampingi Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Klas IIA Rodi Ernando mengungkapkan, sebanyak 28 warga binaan yang mendapatkan program Asimilasi dirumah merupakan warga binaan yang belum pernah mengulang tindak pindana sebelumnya, sehingga warga binaan yang mendapatkan Asimilasi ini bukan warga binaan yang termasuk kategori residivis.

" 28 warga binaan ini, mayoritas terjerat dalam pidana umum, namun ada beberapa warga binaan yang terjerat kasus Narkotika. Selain itu para warga binaan yang dibebaskan ini merupakan narapidana yang sudah menjalankan hukuman 2 per 3 dari hukuman yang diterimanya per 31 Desember 2021 ke bawah," jelasnya.

Menariknya, Sebelum diperbolehkan  kembali bergabung bersama keluarga, 28 warga binaan tersebut ditekankan oleh Kalapas Curup untuk tidak mengulangi atau melanggar hukum kembali sehingga tidak kembali ke Lapas kelas IIA Curup, selain itu setelah mendapatkan program Asimilasi dan Integritas Covid-19, para warga binaan diharapkan tidak berkeliaran bebas di tempat umum, mengingat selain di masa pandemi Covid-19, warga binaan juga harus tetap melakukan wajib lapor setiap bulan kepada pihak Bapas Curup.

" Kita sengaja tekankan beberapa hal kepada warga binaan yang mendapatkan asimilasi hari ini, agar mereka tidak kembali atau mengulang tindak pindana lagi," tambahnya.

Selain itu, sambungnya,  kita berharap apa yang telah didapatkan warga binaan saat berada di Lapas Kelas IIA Curup, untuk dapat diterapkan di tengah kepada masyarakat seperti pelatihan kemandirian, keahlian ataupun berwirausaha dengan keahlian yang telah didapatkan selama  berada di dalam Lapas Kelas IIA Curup.

" Kita juga meminta partisipasi dari masyarakat untuk turut memantau perkembangan terhadap warga binaan yang mendapatkan asimilasi ini, jika ada yang melanggar dapat melaporkan kepada pihak Bapas Curup," tutupnya. (Dnd)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment