Ada Apa di Balik Pengembalian Mobnas Timses SAHE...?

Bagikan
By Admin - OneNewsBengkulu.Com 22 Jun 2022, 00:40:47 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Ada Apa di Balik Pengembalian Mobnas Timses SAHE...?

Onenewsbengkulu.com | Rejang Lebong - Ibarat kacang lupa akan kulitnya itulah pepatah yang pantas diutarakan bagi pasangan SAHE ( Syamsul Effendi, MM - Hendra Wahyudiansyah, SH ) yang saat ini menduduki kursi empuk jabatan Bupati dan Wakil Bupati  Kabupaten Rejang Lebong. 

Dimana, salah satu tim kemenangan pasangan tersebut di Pilkada Silam, Robet Chaniago ( 45 ), warga Perumnas Batu Galing, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong dituding telah melalukan aksi pidana berupa penggelapan dan korupsi terhadap peminjaman kendaraan roda empat ( Mobnas - red ) jenis Toyota Avanza, Napol BD 1498 PS milik Pemkab RL.

Tak hanya itu saja, mirisnya lagi, Robet juga mendapat kecaman keras atas terlapornya dirinya di Polda Bengkulu oleh Pemkab RL baru - baru ini.

Hal ini diungkapkan oleh Robet Chaniago ( 45 ), warga Perumnas Batu Galing, Kecamatan Curup, saat dijumpai awak media di lokasi pelataran lapangan kantor BPKD  Pemkab RL, Selasa ( 21 / 6 / 2022 ), pukul 12.00 Wib.

" Benar, dan alhamdulillah kondisi mobil saat ini telah dalam kondisi hidup dan saya kembalikan secara resmi ke bagian Aset BPKD RL. Meskipun sebelumnya, kendaraan ini rusak," tegasnya.

Adapun kronologis peminjaman kendaraan ini sendiri, sambungnya, bermula dari persetujuan pasangan SAHE ( Syamsul Effendi, MM - Hendra Wahyudiansyah, SH ) untuk meminjamkan kendaraan roda empat kepada Robet ditahun 2021 lalu.

" Tidak mungkin saya berani meminjam kendaraan ini tanpa sepengetahuan Bupati dan Wakil Bupati RL. Nah, saat ini yang menjadi pertanyaan saya, kenapa surat teguran atau himbauan untuk mengambil mobil tersebut tidak dilakukan oleh Pemkab RL, namun malah saya langsung dilaporkan oleh Oknum yang tak bertanggung jawab ke Polda Bengkulu," tegasnya.

Atas perlakuan ini, sambungnya, kedepan saya akan menempuh jalur hukum atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan dugaan pencemaran nama baik tersebut. 

" jelas saya merasa terusik. Dan atas perlakuan ini saya akan menempuh jalur hukum. Apalagi, setelah saya tanya kepada sekda RL terkait laporan ke Polda Bengkulu, Sekda mengklaim jika dirinya dan Pemkab  RL tak mengetahui hal tersebut," tegasnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, Yusran Fauzi ST mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Daerah Rejang Lebong tengah melakukan penertiban aset terkait tindak lanjut dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, dilain sisi, dirinya menyayangkan kenapa saudara Robet mendapatkan panggilan dan pemeriksaan di Polda Bengkulu terkait hal tersebut bukan dilakukan pendekatan secara persuasif.

" Terkait, laporan ke Direskrimsus Polda Bengkulu, saya dan Pemkab RL memastikan tidak mengetahui hal tersebut. Bahkan, saya berani untuk mempertanyakan hal tersebut langsung ke Polda Bengkulu," tegasnya. ( Dnd ).




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment