Over Kapasitas dan Melintas Pusat Kota Curup, 20 Armada Truck Batubara di Gelandang Ke Kodim 0409 RL

Bagikan
By Admin - OneNewsBengkulu.Com 29 Apr 2025, 18:39:25 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Over Kapasitas dan Melintas Pusat Kota Curup, 20 Armada Truck Batubara di Gelandang Ke Kodim 0409 RL

Onenewsbengkulu.com | Rejang Lebong - Lebih kurang sebanyak 20-an Armada Batubara terpaksa ditahan atau diamankan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong (RL). Pasalnya, sudah sangat meresahkan masyarakat, selain berdampak pada kerusakan jalan juga  kerap membandel melintasi jalur perkotaan Curup.

Hal ini diungkapkan oleh Dandim 0409/RL, Letkol Inf. M.Renaldy Herbowo S.Sos., M.Si, pada awak media Kamis (27/07/2023) pukul 10.00 wib di Markas Kodim 0409/RL. Disini pihaknya tidak menangkap para sopir armada batubara namun hanya membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menertibkan armada yang bertonase melebihi kapasitas.

"Padahal jalur untuk angkutan yang bertonase besar sudah disediakan lewat Jalur Dua, tapi mereka sembunyi - sembunyi lewat jalur kota Curup di tengah malam agar tidak terpantau. Apalagi jalanan depan Markas Kodim Rejang Lebong adalah jalur yang dilewati oleh para sopir angkutan batubara, sehingga perlu kita ambil sikap sebagai peringatan bagi mereka," ujar Dandim.

Masih sambung Dandim, di kemudian hari pihak Dandim dan Dishub Rejang Lebong akan mengadakan rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder mengenai angkutan bertonase besar ini, karena ini perlu perhatian semua pihak. Ditambah, persoalan terkait keamanan di Jalan Lintas Curup - Lubuk Linggau, masih ada beberapa oknum tak bertanggung jawab meminta uang keamanan kepada para sopir angkutan batubara.

"Bahwa kita tidak melarang para driver angkutan batubara dalam menggais rezeki, namun harus tetap mematuhi aturan yang berlaku. Tentu peringatan ini berlaku juga untuk armada angkutan bertonase besar lainnya" tegas Renaldy.

Sementara Kadishub RL, Rahman Yuzir yang ikut serta memberikan peringatan kepada para sopir armada batubara menambahkan, persoalan para sopir enggan melintas di Jalur Dua adalah khawatir armada mereka mundur saat menaiki tanjakan, namun jika kapasitas tonase kendaraan mereka tidak overload dan over dimensi serta armada mereka masih sehat, maka hal tersebut tidak akan terjadi.

"Untuk posisi para sopir saat ini jelas menyalahi aturan karena melintasi jalur tertib lalu lintas, seperti diketahui dari Bundaran Simpang Nangka hingga Gapura di kelurahan Tempel Rejo adalah kawasan tertib lalu lintas yang berarti mobil angkutan dilarang lewat, selain mobil bongkar muat. Sementara, di Simpang Macang juga sebelumnya sudah ada rambu-rambu terkait tonase kendaraan, bahwa mobil bertonase besar harus lewat Jalur Dua, bukan melewati jalan Kelurahan Air Bang," jelas Kadishub RL.

Sementara, salah satu Sopir Armada Batubara, Indra mengungkapkan aspirasi nya atas tindakan yang telah dilakukan Kodim 0409/RL. Tentu tindakan seperti ini, dirinya sangat mendukung, apalagi Ia sendiri adalah warga Rejang Lebong.

"Bahwa elama ini saya selalu lewat Jalur Dua dan mematuhi aturan lalulintas, namun karena kerap saya melihat beberapa angkutan membandel lewat jalur perkotaan, sayapun akhirnya ikut juga lewat jalur ini. Tapi harapan saya, bukan hanya armada batubara yang ditahan, banyak Armada angkutan lainnya yang kerap membandel lewat jalur perkotaan ini, kami minta mereka juga ikut ditertibkan dan jangan timbang pilih," harapnya.

Informasi terhimpun, sebanyak 20 Armada Batubara dari berbagai jenis kendaraan, seperti Lohan Dump Truck, Truk Engkel, Colt Diesel dan sebagainya mulai diamankan oleh pihak Kodim 0409/RL pada pukul 01.00 dini hari hingga pukul 05.00 wib, Kamis (27/07/2023). Parahnya, rata-rata armada tersebut kapasitasnya Over Kapasitas, misal kapasitas 16 ton tapi berisi hingga 20 ton, kapasitas 8 ton berisi muatan hingga 10 - 12 ton.

Tertera dalam salah satu Delivery Order (DO) atau tiket timbangannya jenis barang yang diangkut adalah batubara dari PT Sarwa Sembada Karya Bumi (SSKB) desa Bukit Peranginan, Mandiangin, Sarolangun, Jambi. Untuk pembeli atau costumernya adalah PT Selamat Jaya Resources (SJR), Pulau Baai Bengkulu dan transportasi-nya adalah PT Selamat Jaya Pratama. ( dnd )




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment