Pertahankan Warisan Leluhur, Bupati RL, Syamsul Effendi, MM Minta Pagelaran WBTB Jadi Agenda Rutin

Bagikan
By Admin - OneNewsBengkulu.Com 27 Apr 2025, 14:27:20 WIB Kabupaten Rejang Lebong
Pertahankan Warisan Leluhur, Bupati RL, Syamsul Effendi, MM Minta Pagelaran WBTB Jadi Agenda Rutin

Onenewsbengkulu.com | Rejang Lebong - Kegiatan Pagelaran Seni Warisan Budaya Tak Benda Indonesia ( WBTB ) di Bumei Pat Petulai Tahun 2023 kembali menjadi perhatian kusus Bupati RL, Drs. Syamsul Effendi, MM.

Pasalnya, setelah membuka kegiatan WBTB secara resmi dilokasi ruang Pola Setkab RL, Jum' at ( 15 / 12 / 2023 ), pukul 14.00 Wib, Bupati RL, Drs. Syamsul Effendi, MM meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud ) Kabupaten Rejang Lebong yang dibantu oleh Balai Pelestarian Kebudayan ( BPK ) Wilayah VII Bengkulu - Lampung dan Event Organizer ( EO ) Anca Project untuk dapat melaksanakan kegiatan serupa ditahun selanjutnya atau menjadi agenda rutin tahun Pemkab RL.

Hal ini bertujuan agar warisan budaya terkusus Warisan Budaya Tak Benda Indonesia ( WBTB ) seperti Bahasa, Musik - Tarian dan Upacara adat tak luntur terkikis oleh kemajuan zaman.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati RL, Drs. Syamsul Effendi, MM saat membuka secara resmi kegiatan Pagelaran Seni Warisan Budaya Tak Benda Indonesia ( WBTB ) di Bumei Pat Petulai Tahun 2023, di ruangan Pola Setkab RL, Jum'at ( 15 / 12 / 2023 ), pukul 15.00 Wib.

" Alhamdulilah, kegiatan WBTB telah resmi kita buka. Dimana, untuk diketahui, jika saat ini Kabupaten Rejang Lebong memiliki berbagai macam etnis adat istiadat yang beraneka ragam. Untuk itu, sebagai bentuk perhatian kita kepada leluhur, kedepan kita wajib menjaga adat istiadat yang telah terjadi selama turun - temurun tersebut," tegasnya.

Ditempat yang sama, Kadis Disdikbud  RL, Rezza Pakhlevie, SH menambahkan jika adapun pengertian Warisan Budaya Tak Benda ini adalah Warisan Budaya yang bersifat tak dapat dipegang seperti Bahasa, Musik - Tari dan Upacara adat. Hal ini juga diperkuat dengan Konvensi 2003 UNESCO tentang Warisan Budaya Tak Benda.

" Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada peserta dan para tokoh adat yang telah menyempatkan diri untuk hadir. Dimana, tadi kita dengar jika, Bupati RL, Drs. Syamsul Effendi, MM meminta agar kegiatan WBTB ini dapat dilaksanakan secara rutin pertahun," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayan (BPK) Wilayah VII Bengkulu-Lampung, Nurmatias mengatakan jika perkembangan seni budaya di Provinsi Bengkulu kian hari kian meningkat. Dimana, perkembangan budaya tersebut mengacu kepada peraturan Nomor 11 Tahun 2019 dan Undang - undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Kebudayaan dan 10 aspek Budaya.

" Adapun 10 aspek budaya tersebut antara Tradisi lisan - Manuskrip, Adat - Istiadat - Ritus - Pengetahuan tradisional - Teknologi tradisional -  Seni - Bahasa - Permainan rakyat, dan Olahraga tradisional," teganya.

Ditambahkan oleh Repi Aprianto, M.TPd selaku Event Organizer ( EO ) mengatakan jika pihaknya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemkab RL dan Disdikbud Rejang Lebong yang telah mempercayai pihaknya untuk melaksanakan kegiatan WBTB ditahun 2023.

" Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Dimana, kegiatan WBTB ini dimeriahkan oleh sejumlah penampilan tarian seperti Tari Senjang dan penampilan Gitar Tunggal yang dimainkan oleh Asraf Wahyu Hidayat dengan Judul " Ade  Cecito coa sapei "," tegasnya. ( Dnd ).




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment